Postingan

Antara Kapitalis, Para Penghadang dan Dakwah

Oleh : Mochamad Fajrin Ramdani Ideologi kapitalisme mempunyai karakteristik yang salah satunya yaitu kebebasan kepemilikan yang melahirkan sistem ekonomi liberal yang bermakna bahwa seseorang​ boleh memiliki harta (modal) dan boleh mengembangkan dengan sarana dan cara apapun yang selanjutnya melahirkan ide penjajahan terhadap bangsa-bangsa di dunia serta merampok kekayaan alamnya. (Abdul Qadim Zallum, Demokrasi Sistem Kufur, 2009). Pada perkembangan selanjutnya, dengan tujuan memperoleh keuntungan sebesar-besarnya, Kapitalis dengan segala upaya mempengaruhi segala bidang yang dianggap dapat memuluskan ekspansi bisnisnya​terutama di bidang pemerintahan. Maka muncul istilah korporatokrasi, istilah ini mengacu pada bentuk pemerintahan dimana kewenangan telah didominasi atau bahkan beralih dari negara kepada perusahaan-perusahaan besar sehingga petinggi pemerintahan dipimpin secara sistem afiliasi korporasi. Proses privatisasi perusahaan publik umumnya menjadi permulaan bentu...

Kekhawatiran Barat akan bangkitnya Ideologi Islam

Begitu komunisme dianggap runtuh, dengan tempo yang cepat diskusi-diskusi tentang 'ancaman Islam' atau 'bahaya Islam' (Islamic Threat) bermunculan di media massa. Dengan berakhirnya perang dingin, bukan berarti AS dan barat telah merasa aman dan menang sebagai 'penguasa dunia'. AS dan barat mengkhawatirkan ada pesaing baru yang harus diwaspadai dan diantisipasi. Itulah kekuatan Islam yang mulai bangkit kembali. Disana-sini mulai ramai diskusi, seminar dan artikel tentang gerakan kebangkitan Islam sebagai 'ancaman paling potensial' terhadap 'dominasi barat'. Ilmuwan barat yang pertama kali dikenal mempopulerkan benturan peradaban ( clash of civilization ) antara peradaban Islam dan barat, pasca perang dingin, adalah Bernard Lewis, guru besar keturunan yahudi di Princeton University. Bernard lewis dikenal sebagai penulis yang produktif dan orientalis kawakan dalam bidang sejarah Islam dan Yahudi. Lewislah yang mempopulerkan wacana clash of civil...

Ekonomi Indonesia Terpuruk (seri Indonesia Terancam Neo liberalisme dan Neo imprealisme)

Gambar
Oleh : Mochamad Fajrin Ramdani Setelah sejak akhir 1960-an Indonesia melakukan "pembangunan" berdasarkan model kapitalisme dengan ditandai pembangunan berbasis utang dan hanya menitikberatkan pada pendapatan dari ekspor minyak bumi. Inilah diantara faktor-faktor utama yang menimbulkan ketidakstabilan di dalam perekonomian Indonesia. Tiba-tiba pada 1986 harga minyak dunia anjlok. Jika selama beberapa tahun sebelumnya harga berada diatas US$25 per barel, bahkan pada paruh pertama periode perang Irak-Iran harga berada pada kisaran US$28 hingga US$ 38 per barrel, maka pada periode 1986 harga minyak mendadak anjlok hingga ke tinggat US$ 11 per barrel. Akibatnya, pendapatan negara seperti Indonesia dari produksi minyaknya yang relatif rendah (sedikit diatas 1 juta barrel/hari) menurun drastis. Kemudian pemerintah berupaya mengatasi kekurangan devisanya dengan mengundang masuk para investor asing melalui liberalisasi sektor keuangan dan perbankan yang sepenuhnya bercorak kapitalism...

TELAAH KITAB AL-TAKATTUL AL-HIZBIY

Gambar
MEMBENTUK PARTAI POLITIK ISLAM SEJATI Oleh : KH M Shiddiq al-Jawi Pengantar " Kitab ketiga ," itulah julukan sebagian kalangan aktivis HTI untuk kitab al-Takattul al-Hizbi (selanjutnya disingkat al-Takattul ). Maklum, kitab karya Taqiyuddin an-Nabhani ini biasanya dikaji dalam pembinaan internal HT setelah kitab Nizham al-Islam dan kitab Mafahim Hizbut Tahrir . Jika kitab Nizham al-Islam menjelaskan Islam sebagai sistem kehidupan, dan kitab Mafahim Hizbut Tahrir menjelaskan pokok-pokok pikiran HT, maka kitab al-Takattul menjelaskan pembentukan kelompok Islam yang ideal serta berbagai tahapan dan langkah yang akan ditempuhnya, untuk mewujudkan sistem kehidupan Islam itu. Jadi kitab al-Takattul ini memang tak bisa dilepaskan dari kitab Nizham al-Islam . Sebab setelah seseorang memahami Islam sebagai sebuah sistem kehidupan ( nizham al-hayah ), mungkin dia akan bertanya," Lalu bagaimana mewujudkannya dalam realitas kehidupan? " Nah, kitab al-...

MENEGAKKAN SYARIAH DAN KHILAFAH : KEWAJIBAN SELURUH KAUM MUSLIMIN

Gambar
Oleh : KH M Shiddiq al-Jawi Khilafah Ada Demi Syariah Khilafah, sebagaimana definisi Hizbut Tahrir (HT), adalah suatu kepemimpinan umum bagi seluruh kaum muslimin di dunia untuk menegakkan hukum-hukum syariah Islam dan mengemban dakwah Islam ke seluruh dunia. Khilafah adalah sistem pemerintahan Islam yang didirikan untuk satu tujuan, yaitu menegakkan hukum syariah Islam, bukan hukum yang lain. Walhasil, keberadaan Khilafah itu bukanlah demi kekuasaan atau pemerintahan itu sendiri, melainkan untuk menegakkan syariah Islam yang memang wajib hukumnya. Khilafah ada demi syariah. Di sini tepat sekali kita mengingat penegasan Imam Ghazali dalam kitabnya al-Iqtishad fi al-I’tiqad mengenai eratnya hubungan kekuasaan dan agama. Atau dengan kata lain, eratnya hubungan Khilafah dan syariah. Kata Imam Ghazali," Ad-diinu ussun wa as-sulthaanu haris. Wa maa laa ussa lahu fa-mahdumun wa maa laa harisa lahu fa-dhaa`i’ ." (Agama adalah asas dan kekuasaan adalah penjaganya. Apa...